Dampak Kecanduan Gadget Bisa Capai Tingkat Terparah

Penggunaan gadget cenderung meningkat seiring fenomena work from home. Anda sebagai pekerja dituntut selalu stanby dengan gadget di jam kerja. Namun, tanpa disadari muncul sisi buruk dibaliknya. Dampak kecanduan gadget mengikuti kebiasaan baru ini. Berikut artikel lengkapnya untuk Anda.

Alasan Candu Gadget

Gadget berisi banyak aplikasi yang mungkin sebabkan Anda kecanduan. Sosial media jadi salah satu yang sita banyak waktu saat pandemi. Scrolling instagram, lihat tik-tok berjam-jam tapi tidak berasa. Kecanduan gadget dapat bermula dari kebiasaan buruk tersebut.

Banyaknya aktifitas berdampingan dengan gadget juga naikkan efek kecanduan gadget.  Pandemi mungkin membuat Anda harus work from home. WFH pasti membuat Anda membuka gadget lebih sering. Peluang kecanduan meningkat dengan kebiasaan baru kala pandemi.

Jangan anggap remeh waktu pemakaian gadget kamu.  Penggunaan terlalu lama akan mengubah fokus pada hal penting lain. Jika kebiasaan ini berlanjut, Anda akan kesulitan berkonsentrasi. Hal ini tentu bukan dampak baik bagi kesehatan mental.

Dampak Kecanduan Gadget: Gejala

Kesulitan konsentrasi menjadi gejala awal Anda kecanduan gadget.  Anda dapat mendeteksi gejala ini dengan mudah. Jauhkan gadget dari genggaman selama satu jam dan coba lakukan hal lain. Jika Anda mampu konsentrasi tanpa terdistraksi gadget, artinya Anda tidak kecanduan.  Begitu pula sebaliknya.

Perasaan gelisah saat jauh dari gadget. Pernahkan Anda merasa cemas saat lupa menaruh ponsel 10 menit saja?. Jika kecemasan jauh dari gadget berlangsung lama, mungkin Anda kecanduan. Dampak kecanduan gadget pada manusia dewasa tidak kalah berbahaya. Ketika Anda kecanduan, kecemasan tanpa ponsel membuat Anda sulit jauh dari ponsel.

Kesehatan mata akan terganggu. Bukan rahasia umum, radiasi gadget merusak mata jika penggunaanya cukup lama.  Mata akan cepat lelah dan kering jika Anda terus menatap layar. Filter radiasi ponsel tidak mampu ditahan terlalu lama oleh mata. Sayangi mata Anda dengan kurangi paparan layar gadget.

Enggan melakukan aktifitas lain atau mager. Bermain gadegt terlalu lama akan memicu mager. Pekerjaan lain yang lebih krusial menjadi terbengkalai. Deadline harian akan sering terlewat. Produktivitas mungkin menurun akibat kecanduan gadget ini.

Banyak hal baik yang akan Anda lewatkan jika tidak segera hentikan kecanduan. Dampak kecanduan gadget juga merambah penyakit fisik. Bagian pertama yang akan diserang adalah mata. Mata lelah memicu naiknya risiko jabun/ miopi. Risiko ini bertambah besar jika awalnya mata Anda sudah minus.

Penyakit lainnya akan mengikuti seperti obesitas. Pernahkan Anda ngemil tengah malam sambil bermain game?. Kebiasaan buruk ini jadi peluang subur obesitas. Kurangnya gerak dan konsumsi kalori berlebih akan menumpuk penyakit perlahan. Bukan tidak mungkin penyakit berbahaya lainnya menyerang.

Penanganan yang Benar

Sebagai dewasa yang mampu mengatur diri, pencegahan dapat dilakukan. Cobalah memaksa diri untuk membuka gadget hanya untuk pekerjaan. Di luar jam kerja, batasi penatap layar ponsel. Perbanyak interaksi dengan orang sekitar.

Jika Anda sudah kecanduan, bantuan medis mungkin membantu.  Saat ini banyak bantuan psikolog melalui terapi yang terbukti efektif. Dampak kecanduan gadget akan akan  ditangani orang yang tepat. Psikolog lebih paham pendekatan apa yang Anda butuhkan.

Kepribadian masing-masing individu menentukan keberhasilan penanganan kecanduan gadget ini. Semakin cepat Anda mendeteksi kecanduan, semakin mudah disembuhkan. Datanglah terapi secara rutin. Pastikan Anda miliki niat yang kuat untuk berhenti kecanduan.

Demikian artikel mengenai dampak kecanduan gadget. Cegah sebelum kecanduan ini mencapai tingkat terparah. Semoga Anda dapat terbebas dari kebiasaan buruk penggunaan ponsel ini. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.