Sederet Persayaratan Vaksinasi Covid-19 Terbaru

Vaksinasi Covid- 19 sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Hal yang seolah menjadi wajib ini sempat membuat warganya resah karena negara asal penciptanya. Vaksin ini juga sempat menjadi polemik karena material penyusun di dalamnya. Sekian banyak perdebatan mengenai vaksin, namun ada hal yang sering menjadi topik pembahasan hangat mengenai vaksinasi covid- 19. Hot topic yang tak pernah ketinggalan yaitu mengenai persyaratan seputar vaksinasi tersebut. Mari kita simak sederet persyaratan untuk vaksinasi ini.

Syarat Vaksinasi Covid- 19

  1. Belum pernah positif covid- 19. Apabila pernah berstatus sebagai pihak yang terkonfirmasi positif, maka minimal kondisinya sudah pulih selama 3 bulan.
  2. Usia harus lebih dari 18 tahun. Sedangkan untuk calon peserta vaksinasi yang sudah berusia 60 tahun ke atas sudah bisa menerima vaksin tersebut.
  3. Memiliki tekanan sistol dan diastole kurang dari 180/110 mmHg.
  4. Untuk wanita yang sedang mengandung diharapkan untuk menunda vaksin sampai anak yang dikandungnya itu lahir. Namun hal ini tidak berlaku bagi ibu menyusui. Bagi seorang wanita yang sedang dalam kondisi menyusui anaknya diperbolehkan untuk melakukan vaksinasi covid-19.
  5. Calon penerima vaksinasi covid- 19 harus dalam kondisi fit.
  6. Bagi yang ada Riwayat alergi pada level yang lebih tinggi atau lebih akrab disebut alergi tingkat tiga maka pelaksanaan vaksinasi covid- 19 dilakukan di RS.
  7. Apabila mengalami gejala sebagaimana alergi pada tingkat tiga setelah dilakukan vaksin tahap pertama, maka ia tak diperkenankan untuk menerima vaksin untuk dosis berikutnya.
  8. Bagi calon penerima dengan kondisi belum stabil karena sakit kronis yang dideritanya maka ia tidak diperkenankan untuk melakukan vaksinasi.
  9. Apabila ketika akan dilakukan vaksinasi namun calon penerima vaksin masih dalam kondisi perawatan sakit kanker, maka dia tidak diperkenankan untuk mengikuti vaksinasi. Peraturan ini dapat berubah apabila tenaga medis yang bertanggung jawab atasnya memberikan surat rekomendasi.
  10. Jika seseorang sedang mendapatkan perawatan terkait penanganan terhadap darahnya maka kegiatan vaksin pada dirinya diundur. Kemudian diberikan refrensi untuk tindakan selanjutnya.
  11. Jika seseorang itu mengidap sakit lupus eritmatosus sistemik yang dapat mempengaruhi sendi, kulit, ginjal, sel darah, otak, jantung, dan paru-parunya maka vaksinasinya diundur. Kemudian ia bisa mengkonsultasikan kepada tenaga medis yang bertanggung jawab dalam perawatannya mengenai tindak selanjutnya.
  12. Untuk pengidap ayan atau penyakit sawan maka ia dapat tetap mendapatkan vaskinasi jika kondisinya stabil.
  13. Penderita Diabetes Melitus tetap dapat dilakukan vaksinasi meskipun ia sedang rutin mengkonsumsi obat-obat miliknya. Hal ini juga berlaku bagi penyandang Human Immunodeficiency Virus atau yang akrab disebut HIV.
  14. Pelaksanaan vaksinasi covid- 19 diundur bagi seseorang yang telah menerima vaksin lain sebelumnya. Vaksinasi covid- 19 baru bisa diberikan kepadanya setelah empat minggu semenjak vaksin terakhirnya.

Terdapat pertanyaan pemeriksaan lanjutan bagi para calon penerima vaksinasi covid- 19 dengan rentan usia di atas 60 tahun. Beberapa pertanyaan lanjutan itu akan menentukan apakah si calon penerima vaksin dapat tetap melakukan vaksinasi atau tidak. Semua pertanyaan lanjutan itu sebaiknya dijawab sejujur-jujurnya karena hal ini akan berpengaruh kepada reaksi tubuh ketika dosis pemberian vaksin disuntikkan ke dalam tubuh seseorang. Jangan sampai karena menjawab dengan asal-asalan lalu kesehatannya menjadi taruhan, apalagi jika sampai berujung pada maut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.