Vaksinasi Covid 19 Di Pusat-Pusat Penyebarannya

Menurut wacananya vaksinasi covid 19 dapat dituntaskan dalam waktu 15 bulan yaitu semenjak bulan awal tahun 2021 sampai bulan ke-3 tahun 2022. Kasus covid 19 yang sempat diisukan akan selesai pada pertengahan tahun 2021 ini ternyata belum juga usai. Sampai saat ini proses vaksinasi masih berlangsung dan jumlah positif corona pun tetap terus bertambah. Pemberitaan terkait perkembangan kasus covid ini juga membuat resah warganya karena terus-terusan disuguhi berita-berita mencekam.

Banyak pihak yang mengaharapkan agar herd immunity segera terwujud dalam waktu dekat ini sehingga pandemic dapat segera berakhir. Namun faktanya masyarakat justru akan terbebani ketika terus-terusan mendengar berita negative tentang covid. Seolah-olah mereka seperti dijejali informasi menakutkan yang sedikit demi sedikit membuatnya depresi. Berbagai berita tentang covid bersebaran di jagad media. Tidak ada yang bisa menjamin 100 persen bahwa setiap berita tersebut akurat.

Keakuratan yang belum pasti ini terkadang malah menjadi sumber perdebatan dari berbagai pihak. Bayangkan saja bagaimana kondisi mental warga Indonesia ini. Mereka dijejali dengan kabar-kabar menakutkan kemudian saling dibenturkan oleh informasi yang keakuratannya masih dipertanyakan. Meskipun sudah menyadari ini dan mengharapkan herd immunity segera terwujud. Namun kenyataannya malah membuat sesuatu hal yang bisa melemahkan imun seseorang.

Setiap kebijakan apapun itu tentu akan melahirkan pro kontra dalam pelaksanaanya. Namun demikian, Pemerintah tetap berusaha melakukan yang terbaik untuk warganya. Memang benar bahwa Pemerintah tidak mungkin membuat 100 persen warganya untuk setuju dan pro dengan vaksinasi. Tapi vaksinasi inilah yang dapat dilakukan Pemerintah sebagai upaya terbaik untuk mengakhiri pandemic covid 19 ini.

Vaksinasi covid 19 sengaja dipilih oleh Pemerintah terutama untuk dilakukan pada pusat-pusat penyebarannya. Kepala BIN yaitu Jendral Polisi (Purn) Budi Gunawan menyampaikan bahwa alokasi vaksinasi untuk area Jawa Tengah sebanyak 3.000 dosis. Penyampaiannya diutarakan pada 21 Juli 2021 di SMPN 1 Kota Semarang. Beliau menyebutkan bahwa dengan adanya vaksinasi covid 19 yang merupakan langkah percepatan ini diharapkan dapat lebih cepat menciptakan suatu herd immunity. Semarang dipilih sebagai salah satu pusat untuk mewujudkan program vaksinasi tiga juta dosis per hari dari Pemerintah.

Pemilihan tersebut karena persentase pelaksanaan vaksinasi di Semarang relative rendah padahal tempat ini menjadi pusat penyebaran yang cukup tinggi. Kepala BIN sangat berharap agar herd immunity Negara Indonesia bisa menyentuh batas minimal 70 persen sesui persyaratan WHO. Dalam kunjungannya tersebut, Beliau turut membagikan 3.000 paket kebutuhan pokok untuk penduduk Semarang. Beliau berharap agar bantuan tersebut dapat bermanfaat dan mengurangi beban warga Semarang yang terdampak dari covid 19.

Banyaknya warga yang kehilangan mata pencaharian akibat covid 19 ini sangat berharap bantuan dari Pemerintah. Program vaksinasi covid 19 yang dihadiri oleh Kepala Bin itu disambut hangat oleh warga setempat. Sambutan hangat tersebut mereka berikan sebagai ucapan terimakasih atas vaksinasi covid 19 yang gratis dan tidak perlu antre panjang, serta atas pembagian sembako gratisnya.

Selain vaksinasi yang dilakukan di Semarang, pihak Badan Intelijen Negara juga menggelar vaksinasi door to door di Bandung Barat. Serupa dengan konsep yang dilakukan di Semarang. Pelaksanaan vaksinasi di Bandung Barat ini juga turut menyampaikan sembako gratis dalam pelaksanaanya. Bedanya dengan pelaksanaan di Semarang yang di lakukan dengan mengumpulkan warga, di Bandung Barat para tenaga kesehatanlah yang mendatangi rumah warganya. Selain paket sembako, BIN juga menyalurkan sejumlah vitamin untuk menjaga daya tubuh dari covid 19.

Dua lokasi ini hanyalah Sebagian kecil dari daerah-daerah yang mendapatkan vaksinasi. Masih banyak daerah lainnya yang juga mendapatkan vaksinasi. Semoga dengan program vaksinasi ini pandemic segera berakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published.